Kamis, 07 Januari 2021

 UAS Jaringan Komputer

Nama : Ridwan Bashari

NIM : 191011401854

Kelas : 03TPLP017

SOAL 

1. Dalam beberapa keperluan dan kondisi, penerima surat elektronik bisa membalas secara otomatis dengan template/tampilan yang sudah ditentukan untuk mengirimkan surat elektronik balasan kepada pengirim surat elektronik pertama. Penerima surat elektronik pertama fitur apa dalam layanan server surat elektronik tersebut? Bagaimanakan melakukannya? 

2. Dewasa ini banyak sekali aplikasi media sosial yang digunakan masyarakat Indonesia, namun sayangnya tidak sedikit pula pengguna sosial media tersebut kehilangan kendali terhadap akun sosial medianya dan dikendalikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan mencoba mencari keuntungan. Bagaimanakah hal ini bisa terjadi? Dan dikategorikan kedalam jenis hacker apa? 

3. Jika kita berselancar dengan menggunakan browser, terdapat beberapa URL suatu situs yang diawali dengan https://www.domain.com . Apa perbedaan https dengan http? Bagaimana cara/teknik kerja url https tersebut? 

4. Dalam jaringan provider telepon selular di Indonesia banyak sekali tower-tower untuk telekomunikasi. Teknik jaringan telepon selular ini menggunakan teknik load balancing atau fail over? Jelaskan alasannya? 

5. Buatlah perhitungan subnetting dengan ilustrasi lingkungan rumah didalam rukun tetangga anda masing-masing?

JAWABAN 

1. Saat ini salah satu media yang banyak digunakan adalah email atau surat elektronik. Mulai dari urusan pekerjaan, berbelanja, hingga melakuan pembelajaran jarak jauh. Salah satu penyedia layanan surat elektronik adalah gmail sedangkan pada gmail sendiri banyak sekali fitur fitur yang tersedia dan bisa digunakan oleh para penggunanya. Salah satu fitur yang sering digunakan untuk keperluan yang sangat penting adaalah fitur membalas secara otomatis atau biasa disebut dengan fitur AUTO REPLY. Fitur ini berfungsi untuk membalas secara otomatis email yang masuk dengan adanya fitur ini memudahkan para pengguna yang memiliki waktu yang sangat padat dan sibuk atau dalam kondisi tertenu yang mendesak. 

Cara kerja dari fitur ini sangat lah mudah para penggunanya hanya perlu menyalakan atau mengaktifkan fitur ini lalu mengeset waktu kapan fitur ini akan mulai bekerja dan si pengguna bisa langsung memasukkan pesan apa yang akan disampaikan kepada si pengirim pertama setelah si pengguna sudah menuliskan pesan apa yang disampaikan si pengguna tinggal memilih waktu kapan fitur ini bekerja dan kapan fitur ini harus berakhir, setelah waktu dan pesan sudah di set oleh si pengguna maka si pengguna bisa langsung menyimpannya maka fitur AUTO REPLY akan bekerja sesuai dengan waktu yang sudah di tentukan oleh si penggunanya.

Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :

Membuat template pesan:

1. Pada menu File, klik New > Mail Message.

2. Pada tab Options, klik Plain Text.

3. Ketik pesan yang ingin dikirimkan sebagai balasan otomatis.

4. Klik Microsoft Office Button (berbentuk lingkaran di pojok kiri atas) dan Kemudian klik Save As.

5. Pada kotak dialog Save As, pada Save as type, pilih Outlook Template (*.oft).

6. Pada kotak File name, ketik nama file untuk template pesan kemudian kilik Save.

Secara default file ini akan disimpan di dalam folder templates, tetapi jika ingin menyimpan di tempat lain silahkan pilih lokasi penyimpanan yang diinginkan, misal di My Documents.

Buat sebuah rule untuk secara otomatis membalas email baru yang masuk:

1. Pada menu Tools, klik Rules and Alerts.

2. Pada kotak dialog Rules and Alerts, klik New Rule.

3. Di bawah Start from a blank rule, klik Check messages when they arrive, Kemudian klik Next.

4. Di bawah Which condition(s) do you want to check?, pilih sent only to me dan kriteria lain yang diinginkan, Kemudian klik Next.

5. Jika terdapat kotak dialog yang menginformasikan bahwa rule ini akan diterapkan untuk setiap pesan/email yang diterima, klik Yes.

6. Di bawah What do you want to do with the message?, pilih reply using a specific template.

7. Di bawah Step 2: Edit the rule description (click an underlined value), klik a specific template.

8. Pada kotak dialog Select a Reply Template, pada bagian kotak Look In, klik User Templates in File System. Atau klik kotak Browse di sebelah kanannya jika file template tadi disimpan di lokasi lain, misal di My Documents.

9. Klik nama file template yang sudah dibuat sebelumnya, Kemudian klik Open.

10. Klik Next.

11. Opsional, dapat memilih salah satu jika ada pengecualian untuk rule auto-reply.

12. Klik Next.

13. Di bawah Step 1: Specify a name for this rule, ketikkan nama untuk rule, Kemudian klik Finish.

2. Kemajuan teknologi digital di indonesia sangatlah berkembang dengan cepat dan hal tersebut tidak di imbangi dengan pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat indonesia khususnya para remaja dan para orang orang awam yang baru mengenal tentang dunia digital seperti halnya baru mengenal sosial media. Namun banyak dari mereka yang kehilangan kendali dari sosial media milik mereka pribadi dikarenakan kurangnya pemahaman dan pengetahuan para penggunanya dan juga banyak dari kesalahan para penggunanya sendiri yang memberikan celah kepada orang orang yang mau merugikan diri kita atau mencari keuntungan pribadi yang ingin berbuat jahat (hacker).

Hacker yang masuk ke dalam jenis tersebut adalah Black Hat karena tujuan dari Black Hat sendiri adalah mau meerugikan orang lain demi kepentingan pribadinya, para Black Hat ini akan mencuri data data dan mengambil alih semua yang menurutnya berharga termasuk sosial media.

3. HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol jaringan laisan aplikasi (application layer) yang dikembangkan untuk membantu proses transfer antar komputer. Protokol ini berguna untuk mentransfer informasi seperti dokumen, file, gambar, dan video antar komputer.

HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah protokol komunikasi internet yang melindungi integritas dan kerahasiaan data pengguna antara komputer pengguna dan situs.

HTTP dan HTTPS memiliki beberapa perbedaan http tidak menjamin keamanan data yang di transmisikan oleh client sedangkan https menjamin keamanannya, lalu perbedaan berikutnya untuk melakukan komunikasi, secara default HTTP menggunakan port 80 sedangkan HTTPS menggunakan port 443. Cara kerja pada http dan https sebenarnya tidak ada perbedaan hanya saja https menjamin keamanan data data yang di transmisikan oleh client kepada server dan itu memerlukan Secure Socket Layers (SSL) karna SSL sendiri hanya dimiliki oleh https.

4. Load balancing, karena provider telepon seluler menggunakan tower jaringan seluler atau bts yang bertujuan untuk mendistribusikan beban kerja sehingga memaksimalkan throughtput dan meminimalisir response atau interval dan menghindari overload (beban kemacetan jaringan).

5. Network address ini dikategorikan ke kelas C

a)      Subnet mask binner = 11111111.11111111.11111111.110000

b)      Subent mask decimal = 255.255.255.192

c)      Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet

d)     Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host

e)      Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.


Subnet

192.168.1.0

192.168.1.64

192.168.1.128

192.168.1.192

Host pertama

192.168.1.1

192.168.1.65

192.168.1.129

192.168.1.193

Host terakhir

192.168.1.62

192.168.1.126

192.168.1.190

192.168.1.254

Brodcast

192.168.1.63

192.168.1.127

192.168.1.191

192.168.1.255

1)

Jumat, 05 Juni 2020

BUDIDAYA IKAN CUPANG BAGI PEMULA

BUDIDAYA IKAN CUPANG

Dengan 5 Tips Ini, Budidaya Ikan Cupang Menjadi Mudah | Pak Tani ...



Ikan cupang merupakan salah satu ikan hias yang mudah dipelihara. Budidaya ikan cupang tidak memerlukan tempat luas dan modal yang besar. Bisa dilakukan sebagai usaha rumahan.

Ikan cupang (Betta sp.) adalah ikan air tawar dari daerah tropis. Banyak ditemukan di perairan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di alam bebas ikan ini hidup berkelompok. Habitatnya ada di rawa-rawa, danau, dan sungai yang arusnya tenang.

Salah satu keistimewahan ikan cupang adalah daya tahannya. Sanggup hidup dalam lingkungan air minim oksigen. Bisa dipelihara dalam toples kecil tanpa menggunakan aerator. Kemampuan ini didapat karena ikan cupang memiliki rongga labirin seperti pada paru-paru manusia. Labirin tersebut bisa membuatnya bertahan pada lingkungan miskin oksigen.

Jenis ikan cupang



Dilihat dari kecamata para pehobi dikenal dua macam ikan cupang, yakni cupang hias dan cupang adu. Cupang hias dipelihara untuk dinikmati keindahan bentuk, warna dan gerakannya. Sedangkan cupang adu dipelihara untuk di adu. Perlu diketahui, di beberapa negara mengadu cupang termasuk tindakan ilegal.

Cupang hias dan cupang adu dibedakan berdasarkan bentuk dan sifat agresifitasnya. Untuk mengetahui lebih jauh silahkan lihat

Masyarakat ilmiah mencatat lebih dari 73 spesies ikan cupang yang ada di bumi ini. Namun tidak semua dari spesies tersebut populer sebagai ikan peliharaan. Spesies ikan cupang yang beredar di pasaran kebanyakan berasal dari kelompok splendens complex, yang terdiri dari Betta splendens, Betta stiktos, Betta mahachai, Betta smaragdina dan Betta imbellis. Serta varian hasil silangan dari spesies-spesies tersebut. Lihat juga jenis-jenis ikan cupang.

Memilih indukan ikan cupang


Untuk memulai budidaya ikan cupang, langkah pertama yang harus disiapkan adalah mendapatkan indukan atau bibit berkualitas. Indukan yang baik sebisa mungkin berasal dari keturunan unggul, kondisinya bugar, bebas penyakit dan cacat bawaan. Simpan indukan jantan dan betina di tempat terpisah.


Sebelum pemijahan dilakukan, pastikan indukan jantan dan betina sudah masuk dalam fase matang gonad atau siap untuk dikawinkan. Adapun ciri-ciri indukan yang telah menunjukkan siap kawin adalah sebagai berikut.

Untuk cupang jantan:
  • Berumur setidaknya 4-8 bulan
  • Bentuk badan panjang
  • Siripnya panjang dan warnanya terang atraktif
  • Gerakannya agresif dan lincah
Untuk cupang betina:
  • Berumur setidaknya 3-4 bulan
  • Bentuk badan membulat, bagian perut sedikit buncit
  • Siripnya pendek dan warnanya kusam tidak menarik
  • Gerakannya lambat

Pemijahan ikan cupang


Setelah indukan jantan dan indukan betina siap untuk memijah, sediakan tempat berupa wadah dari baskom plastik atau akuarium kecil dengan ukuran 20x20x20 cm. Siapkan juga gelas plastik untuk tempat ikan cupang betina. Sediakan juga tumbuhan air seperti kayambang.


Dalam satu kali perkawinan, ikan cupang bisa menghasilkan hingga 1000 butir telur. Telur tersebut akan menetas dalam waktu 24 jam setelah pembuahan. Berdasarkan pengalaman para pembudidaya, tingkat kematian pembenihan ikan cupang cukup tinggi. Dalam satu kali kawin biasanya hanya dapat dipanen 30-50 ikan cupang hidup.

Indukan jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali dengan interval waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan indukan betina disarankan hanya dikawinkan satu kali saja. Bila dipaksakan, pada perkawinan berikutnya akan terjadi penurunan keragaman jenis kelamin. Dimana anakan ikan semakin didominasi kelamin betina.

Berikut langkah-langkah pemijahan ikan cupang:
  • Isi tempat pemijahan dengan air bersih setinggi 10-15 cm. Seabagai catatan gunakan air tanah atau air sungai yang jernih. Endapkan terelebih dahulu air yang akan dipakai setidaknya selama satu malam. Hindari penggunaan air dalam kemasan atau air PAM yang berbau kaporit.
  • Tambahkan kedalam wadah tersebut tanaman air, sebagai tempat burayak berlindung. Tapi penempatan tanaman air jangan terlalu padat. Karena tanaman air berpotensi mengambil oksigen terlarut yang ada dalam air.
  • Masukkan ikan cupang jantan yang telah siap kawin. Biarkan ikan tersebut selama satu hari dalam wadah. Ikan cupang jantan akan membuat gelembung-gelembung udara. Gunanya untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi. Untuk memancing si jantan membuat gelembung, masukkan ikan cupang betina tetapi dipisah. Caranya, ikan betina dimasukkan dalam gelas plastik bening (bekas gelas akua) dan benamkan ke dalam aquarium dimana ikan jantan berada.
  • Setelah indukan jantan membuat gelembung, masukkan indukan betina. Waktu pemijahan ikan cupang biasanya terjadi sekitar pukul 7-10 pagi atau pukul 4-6 sore. Ikan cupang cukup sensitif ketika kawin, sebaiknya tutup wadah dengan koran atau letakkan di ruang yang terhindar dari hilir mudik orang dan suara bising.
  • Setelah terjadi pembuahan angkat segera indukan betina, karena yang bertanggung jawab membesarkan dan menjaga burayak adalah cupang jantan. Dengan mulutnya si jantan akan memunguti telur yang telah dibuahi dan meletakkannya pada gelembung-gelembung tadi. Apabila indukan betina tidak diangkat, maka telur-telur yang telah dibuahi akan dimakan si betina.
  • Setelah kurang lebih satu hari telur-telur tersebut akan menjadi burayak. Selama 3 hari kedepan burayak tidak perlu diberi pakan karena masih ada nutrisi yang terbawa dalam telur. Ikan cupang jantan juga akan berpuasa selama menjaga burayak.
  • Setelah tiga hari terhitung sejak telur menetas, berikan kutu air (moina atau daphnia). Pemberian pakan jangan lebih banyak dari burayak karena pakan akan mengotori air dan menyebabkan kematian pada burayak.
  • Indukan jantan baru diambil setelah burayak berumur 2 minggu terhitung sejak menetas. Pindahkan burayak tersebut pada wadah yang lebih besar dan berikan kutu air yang lebih besar atau larva nyamuk.
  • Setelah 1,5 bulan, ikan sudah bisa dipilah berdasarkan jenis kelaminnya. Kemudian pisahkan ikan-ikan tersebut ke wadah pembesaran.

Pakan ikan cupang

Pakan favorit yang biasa diberikan pada ikan cupang adalah kutu air , cacing sutera dan larva nyamuk. Pakan sebaiknya diberikan sesering mungkin, misalnya 3-4 kali sehari. Semakin sering frekuensinya semakin baik. Lebih baik sedikit-sedikit tapi sering dari pada sekaligus banyak. Hal ini untuk mengurangi resiko penumpukan sisa pakan yang bisa mengakibatkan berkembangnya penyakit.

Kutu air bisa didapatkan di selokan-selokan yang tergenang, atau membelinya dari toko akuarium. Kalau tidak memungkinkan, kita bisa membudidayakan kutu air sendiri. Silahkan lihat cara budidaya kutu air daphnia dan moina.

Perawatan ikan cupang

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, ikan cupang relatif tahan banting. Bisa dipelihara dalam akuarium tanpa menggunakan aerator. Ikan ini tahan terhadap kondisi air yang minim oksigen. Walaupun begitu, disarankan untuk tetap menjaga kualitas air dengan memberinya aerasi dan filter pembersih. Agar ikan bisa berkembang sempurna dan selalu dalam kondisi bugar. Terutama untuk perawatan ikan kontes.

Tidak disarankan memelihara lebih dari satu ikan cupang jantan yang telah dewasa dalam satu akuarium. Terlebih bila ukuran akuariumnya kecil dan tidak ada tempat berlindung. Ikan-ikan tersebut bisa saling menyerang satu sama lain. Akibatnya, sirip-siripnya tidak mulus dan warnanya kurang keluar.

Khusus untuk ikan cupang aduan, kita bisa memasukkannya ke dalam toples kaca kecil. Berdasarkan beberapa pengalaman, agar ikan lebih agresif simpan di tempat yang gelap. Jangan meletakkan toples ikan secara berdekatan. Karena ikan cupang aduan akan terus dalam kondisi siap menyerang dan membenturkan dirinya ke kaca. Berikan sekat tidak tembus pandang di antara toples-toples tersebut.

Gantilah air yang terdapat dalam wadah secara berkala. Lihat apakah ada penumpukan kotoran dan sisa pakan pada dasar wadah. Penumpukan tersebut bisa menimbulkan penyakit bahkan kematian pada ikan karena pencemaran air.